Assalamu 'Alaikum Wr Wb
TERAPI & SUPLEMEN ISLAMI
YOGA dengan gerakan SHOLAT
MEDITASI dengan duduk tenang sambil berDZIKIR
SELF HEALING dengan banyak melakukan MUHASSABAH
DETOX dengan rajin berPUASA
RUWATAN (buang sial) dengan SEDEKAH
VITAMIN dengan sikap mudah MEMAAFKAN
OBAT AWET MUDA dengan TIDAK MENCAMPURI urusan yg tak perlu
NUTRISI TERBAIK dengan selalu BERBAIK SANGKA (Huznudzon)
PEMBERSIH HATI dengan MENAHAN GHIBAH
PENYUCI JIWA dengan TIDAK BICARA KOTOR, IRI, & DENGKI
PENGAWET PAHALA dengan, TIDAK RIYA', BERBANGGA-BANGGA, PAMER, maupun SUM'AH
PENCEGAH PRAHARA dengan MENGHINDARI PERDEBATAN KUSIR
PENGUKUR RENDAH HATI dengan TIDAK MENYEBUT-NYEBUT KELEBIHANNYA
PENDETEKSI KEIKHLASAN dengan TIDAK MENYEBUT-NYEBUT KEBAJIKANNYA
SARIPATI dalam beribadah itu adalah DOA dan RUHnya dalam beramal adalah IKHLAS
Rabbana Taqabbal Minna Innaka Anta Syamiul 'Alim, Watub 'Alaina Inna Anta Tawwaburrahim
-Semoga Bermanfaat-
27 Februari 2016
26 Februari 2016
Bahan Bakar Neraka
Catatan Untuk Kepala Keluarga...
Salah satu diantara musibah besar yang menimpa sebagian keluarga muslim adalah, penghasilan sang suami sebagai penanggung jawab nafkah dari sumber yang haram. Meskipun bisa jadi mereka terlihat tidur nyenyak, di rumah megah nan sejuk ber-AC, dengan mobil mewah anti debu dan polusi, namun sejatinya hati mereka tidak akan bisa tenang.
Sehebat apapun fasilitas yang mereka miliki, mereka tidak akan bisa menggapai ketenangan, layaknya orang yang berpenghasilan murni halal. Karena seperti itulah yang Allah nashkan dalam Alquran,
“Siapa yang berpaling dari peringatan yang Aku turunkan, dia akan mendapatkan kehidupan yang sempit…” (QS. Thaha: 124).
Salah satu diantara musibah besar yang menimpa sebagian keluarga muslim adalah, penghasilan sang suami sebagai penanggung jawab nafkah dari sumber yang haram. Meskipun bisa jadi mereka terlihat tidur nyenyak, di rumah megah nan sejuk ber-AC, dengan mobil mewah anti debu dan polusi, namun sejatinya hati mereka tidak akan bisa tenang.
Sehebat apapun fasilitas yang mereka miliki, mereka tidak akan bisa menggapai ketenangan, layaknya orang yang berpenghasilan murni halal. Karena seperti itulah yang Allah nashkan dalam Alquran,
“Siapa yang berpaling dari peringatan yang Aku turunkan, dia akan mendapatkan kehidupan yang sempit…” (QS. Thaha: 124).
Tips Bersih Dan Harumnya Jiwa
Pembersih Jiwa dan Wewangiannya
#DariSeorangSahabat
#DoakanSayaSahabat
Ibnu Taimiyah pernah ditanya, "Manakah yang lebih bermanfaat bagi seorang hamba, istighfar atau tasbih?"
Beliau menjawab, "Jika bajumu bersih, maka parfum dan wewangian bunga lebih bermanfaat. Tapi jika bajumu kotor, maka sabun yang lebih bermanfaat."
Terdiam dan berpikir.
"Tasbih itu wewangian untuk orang-orang pilihan, sedang istighfar laksana sabun bagi orang yang bermaksiat." lanjut beliau. Semoga Allah merahmati.
Sebagaimana tubuh, jiwa kitapun perlu mandi. Sabunnya adalah istighfar. Sebagaimana tubuh, jiwa kitapun perlu wangi. Pengharumnya adalah tasbih.
Pantaslah kekasih kita, Rasulullah shollallohu 'alaihi wasallam memberikan teladan pada kita untuk sering bebersih jiwa.
"Demi Allah. Sungguh, aku memohon ampun (beristighfar) dan bertaubat kepada Allah dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali." begitu sabda baginda Rasul.
Alangkah bersihnya jiwa yang bebersih berkali-kali dalam sehari.
Dan pantaslah wanginya jiwa Yunus tetap tercium dari atas langit ketujuh meskipun dirinya ada di dalam perut ikan, sehingga Allah segera menolongnya. Karena Yunus adalah hamba yang rajin mewangikan jiwanya.
"Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak bertasbih, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit." (QS. Yunus: 143 - 144)
Yaa Robb, kalaulah bukan karena Engkau ajari kami istighfar, niscaya betapa kotornya jiwa ini. Dan kalaulah Bukan karena Engkau ajari kami bertasbih, niscaya alangkah baunya diri ini.
Yaa Robb...
#DariSeorangSahabat
#DoakanSayaSahabat
24 Februari 2016
Habiskan Butir Nasimu
Pernahkah ketika kita makan masih ada 2 atau 3 butir nasi yg masih tersisa di piring kita?
jika rata2 dari kita makan 3 kali sehari dan tiap kali makan ada 2 butir nasi tersisa maka 2x3 butir = 6 butir.
dan jika jumlah penduduk di negara kita (Indonesia), katakanlah yg makan nasi ada 200 jt orang maka berapakah nasi yang tiap harinya terbuang secara sia2?
Well, coba kita kalkulasikan.
200.0000.000 x 6 butir= 1.200.000.000 butir
jika kita persepsikan dalam 1kg ada setidaknya 50.000 butir
maka 1.200.000.000 : 50.000 = 24.000 kg = 24 ton.
jadi, setidaknya di Negara Ini ada 24 ton nasi yang terbuang percuma tiap harinya.
Jika, 1 kg cukup utk makan 10 orang, maka setidaknya 24 ton cukup untuk makan 240.000 orang.
Padahal ada banyak saudara kita di seberang atau di belahan dunia sana yg masih kelaparan
frown emotikon
frown emotikon
Jika kita mau memanjangkan kalam lebih jauh lagi setidaknya ada 7 Milyar penduduk bumi dan anggaplah yg makan nasi persentasenya ada 50% maka 3,5 Milyar kali 6 butir nasi ada berapa?'
-----------------
Dalam realitanya di lapangan mungkin jumlah bisa jauh lebih besar lagi.
Mari,
Mulai dari yg sedikit,
mulai dari diri sendiri,
kita sama2 rubah kebiasaan kita dengan tidak menyisakan sebutir nasi pun di piring kita.
salam damai
Kritik Untuk Calon Juara
Suatu kali seorang pemain musik muda mengadakan konser perdana. Setelah konser itu selesai ia dicela habis-habisan oleh para kritikus. Pemain musik itu merasa sedih dan depresi. Melihat hal itu Jean Sibelius, komposer Finisia yang terkenal, menghibur dia. Sambil menepuk-nepuk pundak pemain musik itu, ia berkata, “Ingat, nak, tidak ada satu pun kota di seluruh dunia yang mendirikan patung penghargaan untuk kritikus. Yang ada adalah patung penghargaan untuk pemenang dan pahlawan.. Jadilah pahlawan, maju terus!”
Orang yang baru pertama kali tampil biasanya melakukan banyak kesalahan dan sering kali mendapat banyak kritikan dan ditolak.
Orang yang baru pertama kali tampil biasanya melakukan banyak kesalahan dan sering kali mendapat banyak kritikan dan ditolak.
Perbedaan Menabung Dan Investasi
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْــــــــــمِ اللّهِ الرّحْمنِ الرّحِيْـــــــمِ
Ada pepatah: mari menabung sedikit², lama² menjadi bukit. Menurut pakar keuangan Islam, hal itu adalah keliru. Bukan menabung yg dianjurkan karena menabung tidak bisa meningkatkan seseorang menjadi kaya. Menabung di bank akan menjadikan nilai uang kita merosot karena angka inflasi secara riil lebih tinggi dari bagi hasil yg diperoleh.
Dalam meningkatkan kekayaan seseorang agar menjadi mapan secara finansial, Islam mengajarkan melalui:
(1). Perdagangan,
(2). Investasi,
(3). Beli emas,
(4). Sedekah dan
(5). Berhemat.
Islam sama sekali tidak menganjurkan untuk menabung.
Uang yg dalam bahasa Inggris bermakna "currency" berarti: arus, bergerak terus menerus. Maknanya: uang yg kita pegang harus digerakkan/diputar bukan ditabung atau disimpan di bawah bantal, dengan demikian ia akan terus meningkat nilainya.
Sesuai dengan sunnatullah, sesuatu yg bergerak terus menerus itu (tidak diam/statis) akan menjadi sehat, misal: darah yg mengalir dalam tubuh kita itu terus menerus bergerak sehingga kita menjadi sehat. Air yg mengalir terus menerus menjadi air yg sah untuk bersuci. Udara yg bersikulasi akan sehat dibanding dengan udara yg diam.
Perdagangan dan investasi itu dapat menggerakkan uang. Itulah sebabnya, Nabi SAW, keluarga dan sahabatnya adalah para pedagang.
Ketika Nabi SAW berhijrah dari Mekah ke Madinah, hal pertama yg dilakukannya setelah membangun Masjid sebagai pusat kegiatan, Nabi SAW membangun pasar.
Zakat perdagangan atau investasi itu pun dipungut bukan dari modal tetapi dari keuntungan dagang/investasi yg diperoleh. Berbeda dengan uang yg ditabung di bank, zakat akan dikenakan dari keseluruhan uang yg ditabung.
Tujuan zakat adalah agar kekayaan itu jangan hanya beredar di antara orang² kaya saja (lihat QS Al Hasyr [59]: 7).
Semoga pesan singkat ini dapat bermanfaat dan mohon maaf jika kurang berkenan. Mari kita saling mengingatkan dalam hal kebaikan dengan penuh kebenaran dan kesabaran.
Selamat beraktifitas. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi aktivitas kita. Aamiin.
بَارَكَ اللّهُ فِيْك
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ.
بِسْــــــــــمِ اللّهِ الرّحْمنِ الرّحِيْـــــــمِ
Ada pepatah: mari menabung sedikit², lama² menjadi bukit. Menurut pakar keuangan Islam, hal itu adalah keliru. Bukan menabung yg dianjurkan karena menabung tidak bisa meningkatkan seseorang menjadi kaya. Menabung di bank akan menjadikan nilai uang kita merosot karena angka inflasi secara riil lebih tinggi dari bagi hasil yg diperoleh.
Dalam meningkatkan kekayaan seseorang agar menjadi mapan secara finansial, Islam mengajarkan melalui:
(1). Perdagangan,
(2). Investasi,
(3). Beli emas,
(4). Sedekah dan
(5). Berhemat.
Islam sama sekali tidak menganjurkan untuk menabung.
Uang yg dalam bahasa Inggris bermakna "currency" berarti: arus, bergerak terus menerus. Maknanya: uang yg kita pegang harus digerakkan/diputar bukan ditabung atau disimpan di bawah bantal, dengan demikian ia akan terus meningkat nilainya.
Sesuai dengan sunnatullah, sesuatu yg bergerak terus menerus itu (tidak diam/statis) akan menjadi sehat, misal: darah yg mengalir dalam tubuh kita itu terus menerus bergerak sehingga kita menjadi sehat. Air yg mengalir terus menerus menjadi air yg sah untuk bersuci. Udara yg bersikulasi akan sehat dibanding dengan udara yg diam.
Perdagangan dan investasi itu dapat menggerakkan uang. Itulah sebabnya, Nabi SAW, keluarga dan sahabatnya adalah para pedagang.
Ketika Nabi SAW berhijrah dari Mekah ke Madinah, hal pertama yg dilakukannya setelah membangun Masjid sebagai pusat kegiatan, Nabi SAW membangun pasar.
Zakat perdagangan atau investasi itu pun dipungut bukan dari modal tetapi dari keuntungan dagang/investasi yg diperoleh. Berbeda dengan uang yg ditabung di bank, zakat akan dikenakan dari keseluruhan uang yg ditabung.
Tujuan zakat adalah agar kekayaan itu jangan hanya beredar di antara orang² kaya saja (lihat QS Al Hasyr [59]: 7).
Semoga pesan singkat ini dapat bermanfaat dan mohon maaf jika kurang berkenan. Mari kita saling mengingatkan dalam hal kebaikan dengan penuh kebenaran dan kesabaran.
Selamat beraktifitas. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi aktivitas kita. Aamiin.
بَارَكَ اللّهُ فِيْك
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ.
20 Februari 2016
Jangan Marah Bagimu Surga
Dalam Sehari, Berapa Kali Kita Tak Marah pada Anak?

ILUSTRASI
Dalam sehari, 24 jam, ada berapa jam yang kita lowongkan dari kemarahan atas tingkah laku putra putri kita?
لَا تَغْضَبْ وَ لَكَ الْجَنَّة
“Janganlah marah, bagimu Surga.” (Riwayat ath-Thabrani)
Hadits di atas cukup familiar dan sering diperdengarkan oleh anak-anak kita. Terutama yang bersekolah di lembaga Islam atau di Taman Pendidikan Al-Qur’an. Ya, betapa para orangtua harus berterima kasih kepada para guru yang telah mengajarkan hadits itu kepada putra putrinya. Sebagai jembatan bagi para orangtua untuk selalu mawas diri dan mengingat intisari dari hadits tersebut.

ILUSTRASI
Dalam sehari, 24 jam, ada berapa jam yang kita lowongkan dari kemarahan atas tingkah laku putra putri kita?
لَا تَغْضَبْ وَ لَكَ الْجَنَّة
“Janganlah marah, bagimu Surga.” (Riwayat ath-Thabrani)
Hadits di atas cukup familiar dan sering diperdengarkan oleh anak-anak kita. Terutama yang bersekolah di lembaga Islam atau di Taman Pendidikan Al-Qur’an. Ya, betapa para orangtua harus berterima kasih kepada para guru yang telah mengajarkan hadits itu kepada putra putrinya. Sebagai jembatan bagi para orangtua untuk selalu mawas diri dan mengingat intisari dari hadits tersebut.
19 Februari 2016
Pengertian Zakat Infaq Shodaqoh
Kodham Media
Motivasi Infaq
Hari tanggal : Jum'at, 19 Februari 2016
10 Jumadil Awal 1437 H
No. : 19/KOM/2/2016
Tujuan. : Sahabat Kodham dan Umum
Perbedan Dan Pengertian Zakat, Infaq, Shodaqoh
Istilah Shadaqah, Zakat dan Infaq menunjuk kepada satu pengertian yaitu sesuatu yang dikeluarkan. Zakat, Infaq dan Shadaqah memiliki persamaan dalam peranannya memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengentasan kemiskinan. Adapun perbedaannya yaitu zakat hukumnya wajib sedangkan infaq dan Shadaqah hukumnya sunnah. Atau Zakat yang dimaksudkan adalah sesuatu yang wajib dikeluarkan, sementara Infaq dan Shadaqah adalah istilah yang digunakan untuk sesuatu yang tidak wajib dikeluarkan. Jadi pengeluaran yang sifatnya sukarela itu yang disebut Infaq dan Shadaqah. Zakat ditentukan nisabnya sedangkan Infaq dan Shadaqah tidak memiliki batas, Zakat ditentukan siapa saja yang berhak menerimanya sedangkan Infaq boleh diberikan kepada siapa saja.
Motivasi Infaq
Hari tanggal : Jum'at, 19 Februari 2016
10 Jumadil Awal 1437 H
No. : 19/KOM/2/2016
Tujuan. : Sahabat Kodham dan Umum
Perbedan Dan Pengertian Zakat, Infaq, Shodaqoh
Istilah Shadaqah, Zakat dan Infaq menunjuk kepada satu pengertian yaitu sesuatu yang dikeluarkan. Zakat, Infaq dan Shadaqah memiliki persamaan dalam peranannya memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengentasan kemiskinan. Adapun perbedaannya yaitu zakat hukumnya wajib sedangkan infaq dan Shadaqah hukumnya sunnah. Atau Zakat yang dimaksudkan adalah sesuatu yang wajib dikeluarkan, sementara Infaq dan Shadaqah adalah istilah yang digunakan untuk sesuatu yang tidak wajib dikeluarkan. Jadi pengeluaran yang sifatnya sukarela itu yang disebut Infaq dan Shadaqah. Zakat ditentukan nisabnya sedangkan Infaq dan Shadaqah tidak memiliki batas, Zakat ditentukan siapa saja yang berhak menerimanya sedangkan Infaq boleh diberikan kepada siapa saja.
Flasdisk Materi Bisnis Online
Berbagai Materi Bisnis Online, untuk melejitkan bisnis Anda.
Diulas lengkap oleh pakar2nya di sini (Edisi Indonesia...)
Dapatkan ilmunya. Total file 4,31GB dalam Flasdisk 8 GB.
Free Ongkir Area Jawa
18 Februari 2016
Materi Parenting Hebat
Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah Rabbul Alamin, dengan izinNya kami bisa mengumpulkan materi-materi parenting dari beberapa Ustad seperti ustad Fauzil adhim, Ustad Budi Ashari, ustad Iwan Januar dll. Jika Sahabat berkenan, sila sebarkan ke handai taulan agar bisa dimanfaatkan sebanyak mungkin. Semoga menjadi amal jariyah di sisi Nya. Aamiin.
Lanjutkan Pesan Ini
""1 hari 20 halaman.."
Perhitungan yang sangat mencengangkan.
Demi Allah sangat mengagetkanku hampir2 aku menangis.
Benar.. Umur ditangan Allah, tapi anggaplah kita punya umur 60 tahun.
Jika waktu tidur kita 8 jam dalam sehari, maka dalam 60 tahun anda menggunakan 20 tahun untuk sekedar tidur.
Jika waktu kerja anda dalam sehari 8 jam, maka terhitung umur anda 20 tahun habis untuk bekerja.
Masa kecil anda habis 15 tahun. Jika 30 menit dalam sehari anda gunakan untuk duduk di meja makan, maka terhitung 3 tahun dari umur anda habis untuk makan.
Maka jika semuanya dijumlahkan (tidur, kerja, masa kecil, makan) maka umur anda habis 58 tahun untuk semua itu dan tersisa 2 tahun lagi.
Perhitungan yang sangat mencengangkan.
Demi Allah sangat mengagetkanku hampir2 aku menangis.
Benar.. Umur ditangan Allah, tapi anggaplah kita punya umur 60 tahun.
Jika waktu tidur kita 8 jam dalam sehari, maka dalam 60 tahun anda menggunakan 20 tahun untuk sekedar tidur.
Jika waktu kerja anda dalam sehari 8 jam, maka terhitung umur anda 20 tahun habis untuk bekerja.
Masa kecil anda habis 15 tahun. Jika 30 menit dalam sehari anda gunakan untuk duduk di meja makan, maka terhitung 3 tahun dari umur anda habis untuk makan.
Maka jika semuanya dijumlahkan (tidur, kerja, masa kecil, makan) maka umur anda habis 58 tahun untuk semua itu dan tersisa 2 tahun lagi.
Orang Jahat Dunia Akhirat
Wajib Tahu! Inilah Orang yang Paling Jahat di Mata Allah Saat Kiamat
Percaya kepada hari kiamat merupakan salah satu rukun iman
yang wajib dipercayai seorang Muslim. Ketika Malaikat Israfil meniup sangkakalanya, maka disitulah akhir dunia dimulai. Setelah peristiwa ini, kita akan dibangkitkan dan berkumpul di Padang Mahsyar.
Dijelaskan dalam Alquran dan hadist bahwa kondisi manusia saat dibangkitkan bermacam-macam. Tidak semua manusia dibangkitkan dalam keadaan baik. Bahkan di antara mereka ada yang menjadi orang paling jahat di sisi Allah.
Golongan ini melakukan perbuatan buruk saat menjalani kehidupan di dunia. Ironisnya, dosa ini sering kita lakukan sehari-hari. Untuk menghindarinya, mari mengetahui kesalahan tersebut sedari dini. Apa saja? Berikut ulasannya.
Orang yang paling jahat di sisi Allah pada hari kiamat kelak adalah mereka yang melakukan ghibah. Ghibah sendiri diartikan sebagai perbuatan menggunjingkan atau membicarakan sesuatu yang ada pada orang lain.
Percaya kepada hari kiamat merupakan salah satu rukun iman
yang wajib dipercayai seorang Muslim. Ketika Malaikat Israfil meniup sangkakalanya, maka disitulah akhir dunia dimulai. Setelah peristiwa ini, kita akan dibangkitkan dan berkumpul di Padang Mahsyar.
Dijelaskan dalam Alquran dan hadist bahwa kondisi manusia saat dibangkitkan bermacam-macam. Tidak semua manusia dibangkitkan dalam keadaan baik. Bahkan di antara mereka ada yang menjadi orang paling jahat di sisi Allah.
Golongan ini melakukan perbuatan buruk saat menjalani kehidupan di dunia. Ironisnya, dosa ini sering kita lakukan sehari-hari. Untuk menghindarinya, mari mengetahui kesalahan tersebut sedari dini. Apa saja? Berikut ulasannya.
Orang yang paling jahat di sisi Allah pada hari kiamat kelak adalah mereka yang melakukan ghibah. Ghibah sendiri diartikan sebagai perbuatan menggunjingkan atau membicarakan sesuatu yang ada pada orang lain.
17 Februari 2016
Pentingnya Merahasiakan Amal
YANG TELAH BANYAK DITINGGALKAN
Banyak ditemui di zaman ini..
Orang yang memamerkan ibadah-ibadahnya..
Penuntut ilmu yang membanggakan banyaknya kitab yang sudah dikaji..
Pengajar yang membanggakan banyaknya mad'u..
Orang kaya bersedekah dengan liputan media..
Sampai ibu rumah tangga yang setiap hari memajang foto masakan untuk memamerkan kepiawaiannya memasak.
Itulah fenomena saat ini, didukung dengan perkembangan media terutama internet dan media sosial yang membuat banyak orang senang mempublikasikan setiap kegiatannya, kehebatannya, ibadahnya, kedermawanannya, sampai hal sekecil-kecilnya, untuk mencari ketenaran, komentar berupa dukungan, pujian, atau bahkan sekedar acungan jempol.
Banyak ditemui di zaman ini..
Orang yang memamerkan ibadah-ibadahnya..
Penuntut ilmu yang membanggakan banyaknya kitab yang sudah dikaji..
Pengajar yang membanggakan banyaknya mad'u..
Orang kaya bersedekah dengan liputan media..
Sampai ibu rumah tangga yang setiap hari memajang foto masakan untuk memamerkan kepiawaiannya memasak.
Itulah fenomena saat ini, didukung dengan perkembangan media terutama internet dan media sosial yang membuat banyak orang senang mempublikasikan setiap kegiatannya, kehebatannya, ibadahnya, kedermawanannya, sampai hal sekecil-kecilnya, untuk mencari ketenaran, komentar berupa dukungan, pujian, atau bahkan sekedar acungan jempol.
LGBT Melanggar HAM
Tulisan ini saya ambil dari broadcast salah satu teman di grup whatsapp, semoga bisa menjadi jalan untuk lebih berhati2 dalam menjaga diri, keluarga dan masyarakat sekitar kita dari "Gerakan/Propaganda LGBT". Tetap hormati/hargai manusianya, tapi WASPADAI dan cegah gerakannya!!!
#################
Pernyataan Sikap Fahira Idris terhadap Fenomena LGBT di Indonesia dikaitkan dengan Perlindungan Anak
#TolakPropagandaLGBT
1. Dalam agama yg saya yakini dan anut, tidak ada konsep LGBT. Saya rasa, semua agama menyakini hal yang sama dan sikap saya ini saya yakini juga menjadi sikap mayoritas masyarakat Indonesia. Itu keyakinan dan kepercayaan saya serta hak asasi saya yang juga harus dihormati siapa saja, termasuk LGBT dan para penyokongnya.
2. Saya secara pribadi tidak mempersoalkan keberadaan LGBT dan menolak segala macam bentuk kekerasan kepada mereka. Yang saya permasalahkan adalah aksi "propaganda" mempromosikan LGBT dengan pesan utama "mencintai sesama jenis" dan "perilaku seks menyimpang adalah hal yang wajar". Terlebih propaganda ini sangat gencar menyasar kalangan anak remaja.
#################
Pernyataan Sikap Fahira Idris terhadap Fenomena LGBT di Indonesia dikaitkan dengan Perlindungan Anak
#TolakPropagandaLGBT
1. Dalam agama yg saya yakini dan anut, tidak ada konsep LGBT. Saya rasa, semua agama menyakini hal yang sama dan sikap saya ini saya yakini juga menjadi sikap mayoritas masyarakat Indonesia. Itu keyakinan dan kepercayaan saya serta hak asasi saya yang juga harus dihormati siapa saja, termasuk LGBT dan para penyokongnya.
2. Saya secara pribadi tidak mempersoalkan keberadaan LGBT dan menolak segala macam bentuk kekerasan kepada mereka. Yang saya permasalahkan adalah aksi "propaganda" mempromosikan LGBT dengan pesan utama "mencintai sesama jenis" dan "perilaku seks menyimpang adalah hal yang wajar". Terlebih propaganda ini sangat gencar menyasar kalangan anak remaja.
15 Februari 2016
Vitamin Ayah Untuk Anak
Vitamin A untuk Anak Kita
Narasumber: Elly Risman, Psi
(Direktur dan Psikolog Yayasan Kita dan Buah Hati)
-----------------
Tantangan zaman yang luar biasa berat bagi anak-anak kita saat ini membutuhkan Vitamin A (Ayah) yang memiliki peranan sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak
Ayah…
Engkaulah nahkoda, penentu Garis Besar Haluan Keluarga, engkau yang menentukan kemana keluarga kita akan kau bawa.
Engkau bukan hanya pencari rizki yang penuh berkat, yang menyediakan makanan lezat dan pakaian yang hangat, serta rumah dan isinya yang tak mudah berkarat, bagi kami kau adalah pembimbing anak & istri yang hebat.
Ayah..
Engkau adalah pembuat kebijakan dan peraturan, engkau pula yang menentukan standar keberhasilan.
Narasumber: Elly Risman, Psi
(Direktur dan Psikolog Yayasan Kita dan Buah Hati)
-----------------
Tantangan zaman yang luar biasa berat bagi anak-anak kita saat ini membutuhkan Vitamin A (Ayah) yang memiliki peranan sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak
Ayah…
Engkaulah nahkoda, penentu Garis Besar Haluan Keluarga, engkau yang menentukan kemana keluarga kita akan kau bawa.
Engkau bukan hanya pencari rizki yang penuh berkat, yang menyediakan makanan lezat dan pakaian yang hangat, serta rumah dan isinya yang tak mudah berkarat, bagi kami kau adalah pembimbing anak & istri yang hebat.
Ayah..
Engkau adalah pembuat kebijakan dan peraturan, engkau pula yang menentukan standar keberhasilan.
Berikan Yang Terbaik
... niatkan memberikan yg terbaik dari yg kita punya utk org yg membutuhkan semata2 karena Allaah Subhanawata'ala...
Semoga kisah ini menginspirasi kita semua,
Semakin dibaca ulang semakin berkesan :
Saat sakaratul maut
Sahabat Sya'ban r.a.
Alkisah seorang sahabat bernama Sya’ban RA.
Ia adalah seorang sahabat yang tidak menonjol dibandingkan sahabat – sahabat yang lain.
Ada suatu kebiasaan unik dari beliau yaitu setiap masuk masjid sebelum solat berjamaah dimulai dia selalu beritikaf di pojok depan masjid.
Dia mengambil posisi di pojok bukan karena supaya mudah senderan atau tidur, namun karena tidak mau mengganggu orang lain dan tak mau terganggu oleh orang lain dalam beribadah.
Kebiasaan ini sudah dipahami oleh sahabat, bahkan okeh Rasulullah SAW, bahwa Sya’ban RA selalu berada di posisi tersebut termasuk saat solat berjamaah.
Semoga kisah ini menginspirasi kita semua,
Semakin dibaca ulang semakin berkesan :
Saat sakaratul maut
Sahabat Sya'ban r.a.
Alkisah seorang sahabat bernama Sya’ban RA.
Ia adalah seorang sahabat yang tidak menonjol dibandingkan sahabat – sahabat yang lain.
Ada suatu kebiasaan unik dari beliau yaitu setiap masuk masjid sebelum solat berjamaah dimulai dia selalu beritikaf di pojok depan masjid.
Dia mengambil posisi di pojok bukan karena supaya mudah senderan atau tidur, namun karena tidak mau mengganggu orang lain dan tak mau terganggu oleh orang lain dalam beribadah.
Kebiasaan ini sudah dipahami oleh sahabat, bahkan okeh Rasulullah SAW, bahwa Sya’ban RA selalu berada di posisi tersebut termasuk saat solat berjamaah.
14 Februari 2016
Bahaya Waktu Subuh
"KEJAMNYA WAKTU SUBUH"
Bismillaah...
Assalaamu'alaikum
Sahabat...
yang dicintai Allah swt.
Saya yakin di antara kita sudah mengetahui keistimewaan waktu Subuh.
Hari ini ada baiknya kita melihat waktu Subuh dengan kacamata yang lain,
yaitu dari bahaya waktu Subuh bila kita tidak dapat memanfaatkannya.
Allah bersumpah dalam Al Fajr :
“Demi fajar (waktu Subuh)”.
Kemudian dalam Al Falaq Allah mengingatkan:
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
“Katakanlah! aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu subuh”.
Ada apa dibalik waktu Subuh?
Mengapa Allah bersumpah demi waktu Subuh?
Mengapa harus berlindung kepada yang menguasai waktu Subuh?
Apakah waktu Subuh sangat berbahaya?
Ya ❗❗❗,
ternyata waktu Subuh benar-benar sangat berbahaya !
Waktu Subuh lebih kejam dari sekawanan perampok bersenjata api.
Waktu Subuh lebih menyengsarakan dari derita kemiskinan.
Waktu Subuh lebih berbahaya dari kobaran api yang disiram bensin…
Jika ada sekawanan perampok menyatroni rumah kita, dan mengambil paksa semua barang kita. Emas dan semua perhiasan digondolnya. Uang cash puluhan juta ditilepnya. Laptop, yang berisi data-data penting anda juga diembatnya.
Eh, mobil yang belum lunas juga digasaknya.
Bagaimana rasa pedih hati kita menerima kenyataan ini?
Ketahuilah,
bahwa waktu Subuh lebih kejam dari perampok itu.
Karena jika kita tertindas sang waktu Subuh sampai melalaikan shalat fajar,
maka kita akan menderita kerugian lebih besar dari sekedar laptop dan mobil.
Kita kehilangan dunia dan segala isinya.
Ingat.....,
“Dua rakaat fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya ”
(HR Muslim).
Waktu Subuh juga lebih menyengsarakan dari sekedar kemiskinan dunia.
Karena bagi orang-orang yang tergilas waktu Subuh hingga mengabaikan shalat Subuh berjamaah di masjid,
maka hakikatnya, merekalah orang-orang miskin sejati yang hanya mendapatkan upah 1/150 (0,7%) saja pahala shalatnya.
“…dan barangsiapa yang shalat Subuh berjamaah, maka ia bagaikan shalat semalam suntuk.”
(HR Muslim).
Shalat semalam suntuk adalah shalat yang dikerjakan mulai dari tenggelamnya matahari sampai terbit fajar.
Fantastis..!!
Shalat selama sepuluh jam…, atau kurang lebih 150 kali shalat!
Betapa agung fadilah shalat Subuh berjamaah ini.
Betapa malangnya orang yang tergilas waktu Subuh..,
yaitu orang-orang yang mengabaikan shalat subuh berjamaah di masjid.
Waktu Subuh juga lebih berbahaya dari kobaran api yang disiram bensin.
Mengapa demikian?
Tahukah kita bahwa Nabi saw menyetarakan dengan orang munafik bagi yang tidak mampu melaksanakan shalat Subuh berjamaah?
“Sesungguhnya tiada yang dirasa BERAT oleh seorang MUNAFIK,
kecuali melaksanakan shalat ISYA dan shalat SUBUH.
Sekiranya mereka TAHU akan keAGUNGan pahalanya,
niscaya mereka bakal menDATANGinya (ke masjid, shalat berjamaah) sekalipun harus berjalan MERANGKAK-RANGKAK.”
(HR Bukhari Muslim).
Orang yang tergerus waktu Subuh hingga tak mampu mendatangi masjid untuk shalat berjamaah adalah orang yang dalam keadaan bahaya,
karena disetarakan dengan orang munafik.
Padahal..,
ancaman bagi orang munafik adalah neraka Jahannam.
“Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam.”
(QS. An Nisa: 140).
Bukankah Jahannam lebih berbahaya dari sekedar kobaran api yang disiram bensin?
Nah...,
agar tidak merasakan tindasan waktu Subuh yang lebih kejam dari perampokan...,
agar tidak terkena gilasan waktu Subuh yang lebih menyengsarakan dari derita kemiskinan...,
dan agar tidak tertelan gerusan waktu Subuh yang lebih berbahaya dari kobaran api...,
maka:
“Katakanlah! aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu subuh.”
(QS. Al Falaq:1).
Yaitu dengan memanfaatkan waktu Subuh sebaik-baiknya.
Lakukan shalat sunnah qabliyah Shubuh (shalat fajar) dan shalat Shubuh berjamaah di masjid...
Allohu a'lam..
Wassalamu'alaikum
Semoga bermanfaat...
Silakan di share..
#UntukDirikuSendiri
#DariSeorangSahabat
#DoakanSayaSahabat
Bismillaah...
Assalaamu'alaikum
Sahabat...
yang dicintai Allah swt.
Saya yakin di antara kita sudah mengetahui keistimewaan waktu Subuh.
Hari ini ada baiknya kita melihat waktu Subuh dengan kacamata yang lain,
yaitu dari bahaya waktu Subuh bila kita tidak dapat memanfaatkannya.
Allah bersumpah dalam Al Fajr :
“Demi fajar (waktu Subuh)”.
Kemudian dalam Al Falaq Allah mengingatkan:
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
“Katakanlah! aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu subuh”.
Ada apa dibalik waktu Subuh?
Mengapa Allah bersumpah demi waktu Subuh?
Mengapa harus berlindung kepada yang menguasai waktu Subuh?
Apakah waktu Subuh sangat berbahaya?
Ya ❗❗❗,
ternyata waktu Subuh benar-benar sangat berbahaya !
Waktu Subuh lebih kejam dari sekawanan perampok bersenjata api.
Waktu Subuh lebih menyengsarakan dari derita kemiskinan.
Waktu Subuh lebih berbahaya dari kobaran api yang disiram bensin…
Jika ada sekawanan perampok menyatroni rumah kita, dan mengambil paksa semua barang kita. Emas dan semua perhiasan digondolnya. Uang cash puluhan juta ditilepnya. Laptop, yang berisi data-data penting anda juga diembatnya.
Eh, mobil yang belum lunas juga digasaknya.
Bagaimana rasa pedih hati kita menerima kenyataan ini?
Ketahuilah,
bahwa waktu Subuh lebih kejam dari perampok itu.
Karena jika kita tertindas sang waktu Subuh sampai melalaikan shalat fajar,
maka kita akan menderita kerugian lebih besar dari sekedar laptop dan mobil.
Kita kehilangan dunia dan segala isinya.
Ingat.....,
“Dua rakaat fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya ”
(HR Muslim).
Waktu Subuh juga lebih menyengsarakan dari sekedar kemiskinan dunia.
Karena bagi orang-orang yang tergilas waktu Subuh hingga mengabaikan shalat Subuh berjamaah di masjid,
maka hakikatnya, merekalah orang-orang miskin sejati yang hanya mendapatkan upah 1/150 (0,7%) saja pahala shalatnya.
“…dan barangsiapa yang shalat Subuh berjamaah, maka ia bagaikan shalat semalam suntuk.”
(HR Muslim).
Shalat semalam suntuk adalah shalat yang dikerjakan mulai dari tenggelamnya matahari sampai terbit fajar.
Fantastis..!!
Shalat selama sepuluh jam…, atau kurang lebih 150 kali shalat!
Betapa agung fadilah shalat Subuh berjamaah ini.
Betapa malangnya orang yang tergilas waktu Subuh..,
yaitu orang-orang yang mengabaikan shalat subuh berjamaah di masjid.
Waktu Subuh juga lebih berbahaya dari kobaran api yang disiram bensin.
Mengapa demikian?
Tahukah kita bahwa Nabi saw menyetarakan dengan orang munafik bagi yang tidak mampu melaksanakan shalat Subuh berjamaah?
“Sesungguhnya tiada yang dirasa BERAT oleh seorang MUNAFIK,
kecuali melaksanakan shalat ISYA dan shalat SUBUH.
Sekiranya mereka TAHU akan keAGUNGan pahalanya,
niscaya mereka bakal menDATANGinya (ke masjid, shalat berjamaah) sekalipun harus berjalan MERANGKAK-RANGKAK.”
(HR Bukhari Muslim).
Orang yang tergerus waktu Subuh hingga tak mampu mendatangi masjid untuk shalat berjamaah adalah orang yang dalam keadaan bahaya,
karena disetarakan dengan orang munafik.
Padahal..,
ancaman bagi orang munafik adalah neraka Jahannam.
“Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam.”
(QS. An Nisa: 140).
Bukankah Jahannam lebih berbahaya dari sekedar kobaran api yang disiram bensin?
Nah...,
agar tidak merasakan tindasan waktu Subuh yang lebih kejam dari perampokan...,
agar tidak terkena gilasan waktu Subuh yang lebih menyengsarakan dari derita kemiskinan...,
dan agar tidak tertelan gerusan waktu Subuh yang lebih berbahaya dari kobaran api...,
maka:
“Katakanlah! aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu subuh.”
(QS. Al Falaq:1).
Yaitu dengan memanfaatkan waktu Subuh sebaik-baiknya.
Lakukan shalat sunnah qabliyah Shubuh (shalat fajar) dan shalat Shubuh berjamaah di masjid...
Allohu a'lam..
Wassalamu'alaikum
Semoga bermanfaat...
Silakan di share..
#UntukDirikuSendiri
#DariSeorangSahabat
#DoakanSayaSahabat
03 Februari 2016
Lelah Yang Berkah
Lelah.
Meluruskan yang salah dalam Agama, mempertahankan yang benar. Kata orang itu melelahkan. Tapi Allah suka.
Menuntut ilmu itu lelah, pergi sana pergi sini. Ke sekolah, ke kampus ke pengajian. Belum lagi jika tempat pengajiannya jauh. Tapi jika ikhlas Allah akan suka.
Beribadah setiap waktu, berulang setiap hari tanpa henti agar Allah tak luput dari hati kita. Kata orang itu melelahkan. Tapi Allah suka.
Berdakwah sana sini, mengajak kebaikan, menuntun dan membimbing tanpa merasa lebih baik dari yang lain. Kata orang itu melelahkan. Tapi Allah suka.
Ingat ibumu? dia mengandungmu, melahirkanmu, dan mengurusmu. Itu sangat melelahkan tapi Allah suka.
Berangkat pagi pulang sore bahkan sampai malam demi mencari nafkah untuk keluarga. Itu sangat lelah tapi Allah suka.
Suami membimbing istrinya dan istrinya mengingatkan suaminya ketika salah, serta mendidik anak bersama itu memang tak mudah dan melelahkan tapi Allah suka.
Belum lagi yang hidupnya susah, buat makan susah, cari nafkah susah. Melelahkan memang, tapi jika tidak putus asa dari Rahmat-Nya, Allah akan suka.
Biarlah lelah, asal dijalan ALLAH :')
Meluruskan yang salah dalam Agama, mempertahankan yang benar. Kata orang itu melelahkan. Tapi Allah suka.
Menuntut ilmu itu lelah, pergi sana pergi sini. Ke sekolah, ke kampus ke pengajian. Belum lagi jika tempat pengajiannya jauh. Tapi jika ikhlas Allah akan suka.
Beribadah setiap waktu, berulang setiap hari tanpa henti agar Allah tak luput dari hati kita. Kata orang itu melelahkan. Tapi Allah suka.
Berdakwah sana sini, mengajak kebaikan, menuntun dan membimbing tanpa merasa lebih baik dari yang lain. Kata orang itu melelahkan. Tapi Allah suka.
Ingat ibumu? dia mengandungmu, melahirkanmu, dan mengurusmu. Itu sangat melelahkan tapi Allah suka.
Berangkat pagi pulang sore bahkan sampai malam demi mencari nafkah untuk keluarga. Itu sangat lelah tapi Allah suka.
Suami membimbing istrinya dan istrinya mengingatkan suaminya ketika salah, serta mendidik anak bersama itu memang tak mudah dan melelahkan tapi Allah suka.
Belum lagi yang hidupnya susah, buat makan susah, cari nafkah susah. Melelahkan memang, tapi jika tidak putus asa dari Rahmat-Nya, Allah akan suka.
Biarlah lelah, asal dijalan ALLAH :')
01 Februari 2016
Rahasia Istighfar
7 Rahasia Istighfar yang Jarang Diketahui
Istighfar merupakan salah satu bacaan yang banyak dianjurkan Rosulullah untuk diamalkan karena memiliki banyak manfaat bagi setiap umat manusia, didalama bacaan istighfar terdapat 7 rahasia yang jarang diketahui banyak orang. Apa saja ke-7 rahasia dibalik istighfar?
Ini 7 Rahasia Istighfar yang Jarang Diketahui Banyak Orang
Dalam Islam terdapat banyak bacaan yang dapat diamalkan, salah satunya adalah bacaan istighfar. Bacaan istighfar merupakan bacaan untuk memohon ampunan kepada Allah dan ternyata kalimat ini memiliki banyak rahasia besar. Apa sajakah rahasia dibalik kalimat istighfar? berikut ini tujuh rahasia Istighfar yang jarang diketahui:
Istighfar merupakan salah satu bacaan yang banyak dianjurkan Rosulullah untuk diamalkan karena memiliki banyak manfaat bagi setiap umat manusia, didalama bacaan istighfar terdapat 7 rahasia yang jarang diketahui banyak orang. Apa saja ke-7 rahasia dibalik istighfar?
Ini 7 Rahasia Istighfar yang Jarang Diketahui Banyak Orang
Dalam Islam terdapat banyak bacaan yang dapat diamalkan, salah satunya adalah bacaan istighfar. Bacaan istighfar merupakan bacaan untuk memohon ampunan kepada Allah dan ternyata kalimat ini memiliki banyak rahasia besar. Apa sajakah rahasia dibalik kalimat istighfar? berikut ini tujuh rahasia Istighfar yang jarang diketahui:
Langganan:
Postingan (Atom)
