_*```"SESUK YO LE...."```*_
_Sewaktu kecil.. Saya tumbuh di pasar. Ibu saya berjualan es teh di pinggir pasar Klaten saat itu._
_Bagi kawan2 di Klaten, jika Anda tahu toko plastik sari utama. Di depan toko itulah ibu saya berjualan._
_Setiap hari saya di sana, karena saat itu tak ada orang lain yg merawat saya._
_Bapak saya merantau mencari nafkah dikota yg lain. Ibu memenuhi kebutuhan harian kami dengan berjualan es teh._
_Setelah sore kami pulang ke rumah kontrakan..._
_Dari pasar menuju rumah, banyak sekali toko-toko yg kami lewati dengan berjalan kaki. Dari toko makanan, jajanan, sampai mainan._
_Saat melewati toko mainan. Saya berhenti..namanya anak kecil. Pingin punya. Hampir selalu begitu. Berhenti sejenak melihat mainan yg dijajar._ _Sambil membayangkan punya salah satu dari itu. Sejenak tidak peduli dengan apapun sampai ibu saya mendekati lalu berkata,_
*_"Sesuk yo le.. (besok ya nak)"_*
_Dan kami pun berjalan lagi.._
11 Agustus 2016
08 Agustus 2016
I Don't Like Monday
"I Don't Like Monday???"
Masihkah umat Islam menyukai istilah tersebut...?
Sementara Senin adalah salah satu hari yg memiliki keutamaan & keberkahan.
Rasulullah SAW bersabda:
“Pintu-pintu Surga di buka pada hari Senin & Kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan اللّهُ dgn sesuatu apapun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, ‘Tundalah pengampunan terhadap orang ini sampai keduanya berdamai.” (HR. Muslim)
(*) Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW. Beliau bersabda:
“Amal-amal manusia diperiksa di hadapan Allah dalam setiap pekan dua kali, yaitu pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang beriman terampuni dosanya, kecuali seorang hamba yang di antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan…” (HR. Muslim)
(*) Dari ‘Aisyah ra, ia mengatakan,
“Rasulullah SAW sangat antusias dan bersungguh-sungguh dalam melakukan puasa pada hari Senin dan Kamis”. (HR. Tirmidzi, an-Nasa-i, Ibnu Majah, Imam Ahmad)
Rasulullah SAW menyampaikan alasan puasanya pada kedua hari ini dengan sabdanya,
“Amal-amal manusia diperiksa pada setiap hari senin dan Kamis, maka aku menyukai amal perbuatanku diperiksa sedangkan aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. At Tirmidzi dan lainnya)
Langganan:
Postingan (Atom)