Kisah dari Seorang Sahabat...
Seorang pria yang sedang bertamu ke rumah seorang Guru tertegun keheranan. Dia melihat Sang Guru sedang sibuk bekerja; menyikat lantai rumahnya berulang2 sampai bersih.
Pria itu bertanya, “Apa yang sedang Guru lakukan ?”.
Sang Guru menjawab: “Tadi saya kedatangan tamu yang meminta nasehat. Saya berikan banyak nasehat yang bermanfaat. Namun, setelah tamu itu pulang saya merasa jadi orang hebat. Kesombongan saya mulai muncul. Karena itu, saya lakukan ini untuk membunuh perasaan sombong saya.”
Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua, benih2nya kerap muncul tanpa kita sadari.
Beberapa penyebab rasa sombong:
1. Sombong disebabkan oleh faktor Materi.
Kita merasa : lebih kaya dan lebih dermawan daripada orang lain.
2. Sombong disebabkan oleh faktor Kecerdasan.
Kita merasa : lebih pintar, lebih kompeten & lebih berwawasan dibandingkan orang lain.
3. Sombong disebabkan oleh faktor Kebaikan.
Kita sering menganggap diri : lebih bermoral, lebih pemurah & lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.
4. Sombong disebabkan oleh faktor Nasab (keturunan).
Kita sering menganggap dari dari garis keturunan yang paling baik, unggul, ningrat dibandingkan orang lain.
5. Sombong disebabkan Amal Ibadah.
Kita sering menganggap diri kita yang paling rajin sholat jamaahnya, rajin puasanya, yang paling mengikuti sunnah, dibanding orang lain.
6. Sombong di sebabkan Ketampanan atau Kecantikan.
Kita sering menganggap diri paling rupawan dibanding orang lain.
Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan kita, semakin sulit pula kita mendeteksinya.
Sombong karena materi mudah terlihat, namun sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi. Seringkali hanya berbentuk benih2 halus di dalam batin kita.
Ingat kita hanyalah ciptaanNya. Sesungguhnya yang berhak sombong hanya Dia yang menciptakan kita.
Semoga Aktivitas Kita hari ini lancar & barokah...
Semangat Pagi!..Never Give Up!...INGKATAN KESOMBONGAN
Seorang pria yang sedang bertamu ke rumah seorang Guru tertegun keheranan. Dia melihat Sang Guru sedang sibuk bekerja; menyikat lantai rumahnya berulang2 sampai bersih.
Pria itu bertanya, “Apa yang sedang Guru lakukan ?”.
Sang Guru menjawab: “Tadi saya kedatangan tamu yang meminta nasehat. Saya berikan banyak nasehat yang bermanfaat. Namun, setelah tamu itu pulang saya merasa jadi orang hebat. Kesombongan saya mulai muncul. Karena itu, saya lakukan ini untuk membunuh perasaan sombong saya.”
Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua, benih2nya kerap muncul tanpa kita sadari.
Beberapa penyebab rasa sombong:
1. Sombong disebabkan oleh faktor Materi.
Kita merasa : lebih kaya dan lebih dermawan daripada orang lain.
2. Sombong disebabkan oleh faktor Kecerdasan.
Kita merasa : lebih pintar, lebih kompeten & lebih berwawasan dibandingkan orang lain.
3. Sombong disebabkan oleh faktor Kebaikan.
Kita sering menganggap diri : lebih bermoral, lebih pemurah & lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.
4. Sombong disebabkan oleh faktor Nasab (keturunan).
Kita sering menganggap dari dari garis keturunan yang paling baik, unggul, ningrat dibandingkan orang lain.
5. Sombong disebabkan Amal Ibadah.
Kita sering menganggap diri kita yang paling rajin sholat jamaahnya, rajin puasanya, yang paling mengikuti sunnah, dibanding orang lain.
6. Sombong di sebabkan Ketampanan atau Kecantikan.
Kita sering menganggap diri paling rupawan dibanding orang lain.
Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan kita, semakin sulit pula kita mendeteksinya.
Sombong karena materi mudah terlihat, namun sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi. Seringkali hanya berbentuk benih2 halus di dalam batin kita.
Ingat kita hanyalah ciptaanNya. Sesungguhnya yang berhak sombong hanya Dia yang menciptakan kita.
Semoga Aktivitas Kita hari ini lancar & barokah...