LALAT YANG TERJERAT
Musim buah, musim lalat. Banyak yang menaruh lem perekat lalat. Tak lupa meletakkan umpan di tengah-tengahnya untuk menggugah gairah lalat mendekat. Sekalipun satu dua ekor lalat sudah terjerat, tak membuat lalat lain belajar agar tidak terjerat. Dalam relatif waktu yang singkat, kertas perekat dipenuhi lalat. Berusaha melepas jerat namun lem mengikatnya terlalu kuat.
Menjadi sebuah pelajaran akan manusia dan kehidupan dunia. Sudah dikabarkan bahwa dunia adalah perangkap belaka. Jangan sampai membuat tergoda. Apalagi sampai terjerat oleh tipudayanya hingga tak berdaya.
Rasululloh shallallahu alaihi wa sallam memberi nasehat, "Aku tidak tinggalkan fitnah bagi umatku, yang lebih besar melebihi dibukakan pintu-pintu dunia". Dalam riwayat lain "wanita". Keduanya menjadi umpan ditengahnya. Memiliki daya pikat yang mempesona. Sekaligus racun yang membuat binasa.
Sekalipun satu dua sudah terjerat tak berdaya, tak juga membuat manusia jera. Siapa yang terpikat olehnya hilang agamanya. Siapa yang menyibukkan dengannya, akherat pun lupa. Siapa yang mengejarnya, tertinggal bekalnya. Siapa yang menjadikan tujuan hidupnya, terhalang mendapatkan surga. Siapa yang puas dengannya terserak rasa cinta akheratnya. Penjara bagi sang mukmin surga bagi sang kafir disifatinya.
Tempat menanam kebaikan untuk memanen akherat yang diperumpamaannya. Menjadikan dunia penopang ibadah adalah semestinya. Mengirim sebanyak-banyaknya ke akherat langkah cerdas menyimpannya. Menjadi alat transaksi dengan Alloh adalah fungsinya.
Semoga Alloh menundukkannya untuk kita dan menyelamatkan kita dari buas tipudayanya.
#DariSeorangSahabat
#DoakanSayaSahabat